berita Terkini
  • Senin, 2 Maret 2015, 08:29 Kepala KUA Tebo Ulu Lakukan Silaturahmi Bersama Seluruh Anggota PAH Tebo (KUA Tebo Ulu) —Kebiasaan yang selama ini rutin dilakukan oleh Kepala KUA Tebo Ulu adalah melakukan silaturahmi bersama anggota Penyuluh Agama Honorer (PAH). Sebagai bagian wujud kebersamaan, silaturahmi tersebut menjadi bagian dari pembinaan dan berbagi pengalaman antar anggota PAH pada desa binaannya masing-masing. “Kegiatan yang kita lakukan ini besar sekali manfaatnya, jadi para anggota PAH untuk konsisten dengan waktu,” ujar Kepala KUA, Muhammad Tobri, SHi saat perte...
  • Senin, 2 Maret 2015, 08:21 Ka.Kemenag Sarolangun Serahkan Langsung SK Anggota PAH Sarolangun (Kemenag) —Tidak seperti biasanya, jika sebelumnya pemberian SK anggota Penyuluh Anggota Honorer (PAH) Kabupaten Sarolangun diberikan langsung oleh masing-masing KUA, tahun ini pemberian SK PAH tersebut langsung diberikan oleh Kepala Kemenag di sebuah masjid. Acara pemberian SK PAH tersebut dihadiri langsung Ka.Kemenag, Drs.HM.Hafiz, Ka.Subbag TU Drs.H.M.Syatar, Kasi Bimas Drs.Su’aidi, Kasi  Pakis Raja Kurnain, S.Ag. M.Fil.I dan Ka. Penyelenggara Syari’ah Ali M...
Link Banner
Renungan
  • 3 Amal yang Pahalanya Tidak Terputus Ada sepasang suami istri yang alhamdulillah sangat kaya dan juga shaleh.Mereka berulangkali berhaji. Setiap tahun juga mereka melakukan umrah. Berapa banyak harta yang mereka habiskan untuk Haji dan Umrah.Seorang ulama berkata bahwa amal mereka itu bagus dan mendapat pahala. Hanya saja, jika mereka sudah meninggal, tentu mereka tak bisa melakukan Haji dan Umrah lagi. Pahalanya pun berhenti mengalir. Tapi, tahu kah anda bahwa ada amal-amal yang pahalanya akan terus mengalir meski bapak ibu sudah meninggal dunia? Ini dia: إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ "Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do'a anak yang sholeh" (HR. Muslim no. 1631) Allah memberi ganjaran sekecil apa pun amal yang kita perbuat. Meski hanya sebesar dzarrah atau debu: "Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar" (An Nisaa' 40) Setiap kebaikan yang kita lakukan mulai dari kewajiban seperti sholat, puasa, zakat hingga amal yang sunnah insya Allah akan dibalas Allah pahala yang berlipat ganda. Bahkan ada orang yang karena mampu setiap tahun pergi berhaji atau umrah dengan berharap mendapat pahala yang besar. Sesungguhnya itu baik. Namun sayangnya saat kita meninggal, kita tidak akan mendapat pahala itu lagi. Saat kita mati, terputus amal kita selain 3 amal yang di atas. Oleh karena itu agar pahala kita terus mengalir meski kita telah tiada, hendaknya kita berusaha mengerjakan 3 amal yang di atas. Bagaimana pun kita tidak tahu berapa banyak dosa atau maksiyat yang telah kita perbuat. Berapa banyak orang yang kita sakiti. Jadi kalau pahalanya pas-pasan, bisa jadi akhirnya kita terjerembab ke neraka jahannam.
  • Galeri Video
    FAQ
    Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 2.013823 detik
    Diakses dari alamat : 103.7.12.54
    Jumlah pengunjung: 3506596
    Lihat versi mobile
    Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
    © Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.